6 Cara Mudah Merawat Septic Tank

Rumah yang baik adalah rumah yang memperhatikan faktor kesehatan yang ada di dalamnya, salah satunya yaitu memperhatikan terjadinya septic tank yang penuh, agar penghuni yang ada di dalam rumah merasakan kenyamanan ketika berada di dalam rumah.

Kegiatan BAB (Buang Air Besar) kerap di lakukan hampir setiap hari oleh setiap orang dan ini memicu terjadinya volume yang tinggi bahkan mencapai level penuh di dalam septic tank, Aktivitas ini terus-menerus di lakukan di kamar mandi yang telah lengkap dengan WC (Water Closet) yang kemudian akan berakhir di pembuangan akhir atau septic tank.

Hasil gambar untuk septic tank

Ada beberapa aspek yang perlu di perhatikan dalam pembuatan septic tank itu sendiri agar dalam proses pemakaiannya dapat bertahan lama, karena dalam jangka waktu yang panjang sebaik apapun ,kita merancang pembuatan septic tank akan penuh juga, karena limbah yang manusia akan masuk setiap hari kedalamnya.

Kebanyakan orang di indonesia masih menggunakan septic tank dengan jenis konvensional, mungkin kamu pun begitu, untuk mencegah tidak terjadinya septic tank penuh maka pemilik harus segera melakukan pengecekan secara berkala jadwal penyedotan WC, yah … kira-kira ketika septic tank berumur satu sampai tiga tahun, septic tank konvensional yang digunakan secara benar tidak akan menjadikannya sebagai tempat pembuangan sampah.

Pada kali ini penulis akan memberikan cara bagaimana merawat WC atau septic tank agar tidak mudah penuh, yaitu dengan menggunakan mikroba dalam jumlah yang lumayan banyak agar kotoran dapat terurai di dalam septic tank, karena jika kotoran yang ada dalam septic tank bisa di uraikan dengan maksimal oleh mikroba yang kita buat ini maka akan dapat di pastikan septic tank biasa bertahan lama.

Bahan dan Alat :

  1. Satu kg gula pasir
  2. Satu buah papan tempe mentah
  3. Dua botol yakult
  4. Tape singkong secukupnya
  5. Satu buah ember
  6. Satu buah galon bersih

Cara membuat :

  1. Tumbuk tempe secara halus. Lalu kemudian masukan ke dalam ember
  2. Tambahkan gula, tape singkong dan yakult ke dalam ember.  Remaslah semua baha hingga terasa halus dan tercampur secara merata. Jika memungkinkan buatlah seperti layaknya bubur.
  3. Masukan air kedalam ember. Aduk-aduk seluruh bahan di dalam ember tadi hingga merasa benar-benar tercampur secara merata.
  4. Kemudian tutup bagian mulut galon dengan menggunakan plastik yang telah diikat menggunakan karet gelang dengan tujuan agar udara tidak bisa masuk kedalam
  5. Letakan di tempat yang lembap dan gelap
  6. Biarkan selama 7 hari
  7. Setelah 7 hari berlalu, kamu bisa memanfaatkan ramuan ini.

Umumnya , langkah – langkah pembuatan ramuan penghancur limbah yag telah di jelaskan diatas sebenarnya mirip dengan pembuatan MOL dan pupuk cair, Harapan terbesarnya adalah dengan mengembangbiakan mikroba cellulolitic sp yang dapat berperan menjadi pengurai dan penghambat tumbuh kembangnya bakteri pathogen, karena alasan itulah, mengapa tadi kita menambahkan gula.

Gula berfungsi untuk mempercetap tumbuh kembang nya mikroba cellulolitic sp.

 kamu bisa memangkas anggaran perawatan septic tank dengan menggunakan molase/tetes tebu yang kemudian sulit didapatkan untuk orang yang berada di kawasan perkotaan.

Terima kasih telah membaca artikel mengenai perawatan septic tank, silahkan tinggalkan komen kamu di kolom komentar untuk mengajukan pertanyaan ataupun sekedar sharing pengalaman kamu saat membersihkan septic tank