Keanu Reeves dan kontribusinya di dunia sinema

Keanu Reeves dan kontribusinya di dunia sinema

Di event E3 2019 kemarin keunikan hadir dari studio game CD Project RED yang menggunakan Keanu Reeves sebagai central figure proyek terbaru mereka. Proyek kreatif massif ini pun mengutarakan sebuah fakta mengejutkan dan menyenangkan karena Keanu Reeves ditunjuk menjadi salah satu karakter partner protagonist di dalam judul game tersebut. Dengan hadirnya Keanu Reeves di dunia per video game an bukan hanya penarik perhatian melainkan pemeran karakter, maka daftar panjang karir Keanu akan semakin panjang lagi. For your information, dia memerankan seorang karakter bernama Johnny Silverhand yang merupakan karakter partner protagonist.

 

Nama Keanu Reeves semakin melambung akhir akhir ini padahal jam terbang dari aktor ini di dunia seni peran memang sudah sangat tinggi sekali. Film ‘youngblood’ yang tayang pada tahun 80’ an merupakan awal karir dari seorang individu bernama Keanu Reeves. Premise film berplot drama dan kejuaraan NHL Ice Hockey ini faktanya memakai ‘jasa’ Keanu Reeves muda yang diberi kerjaan oleh sutradara Peter Markle. Terlepas hanya menjadi seorang pemeran pembantu di film youngblood, Keanu menjadikan pengalaman itu sebagai pijakan untuk mengembangkan skill acting nya. Sosok ini memiliki jenjang professional yang bagus dan hadir tanpa haters sama sekali though kehidupan real nya diluar perfilman tidak seindah itu. Cerita cerita inspiratif individu ini bisa menjadi bahan perbincangan di mana mana. Dia yakin bahwasanya film merupakaan produksi kreatif sedang kan hidup asli ini adalah produk nyata dari sang Tuhan.

 

Coba anda berselancar di web dan temukanlah berbagai pengalaman hidup dari actor ini supaya anda dapat memanfaatkan hikmah dari kesialan seorang actor bertalenta ini. Berbagai keterpurukan tersebut membuat Keanu Reeves reborn kembali sebagai seorang yang lebih baik dan humble.

 

Orang Indonesia pasti sangat familiar dengan adegan berkelahi ala The Matrix dan aksi iconic dari film Johnny Mnemonic dalam bertahan dari musuhnya. Kedua film tersebut memiliki tema yang hampir sama yaitu sama sama mengusung tema cyberpunk futuristis dan dystopia, setting tersebutlah yang betul betul memberikan pandangan baru terhadap perfilman Indonesia. Keanu Reeves telah terjun langsung dengan intrik intrik futuristical dystopia sehingga bisa saja hal tersebutlah yang menjadikan CD Project RED harus merekrut nya ditambah juga moment hype tentang dirinya yang terus melambung.

 

Sekedar tambahan berita unik, aktris berkawakan indah Sandra Bullock pernah tampil dalam satu film,  berjudul Speed, Bersama Keanu Reeves. Film berjenis aksi ini menyuguhkan sebuah plot inti tentang dengan cara apa kedua actor dan aktris itu wajib bisa selamat dalam sebuah bus yang telah di pasangi bahan peledak dan jika kecepatan bus itu menurun bom akan meledak. Berselang sekitar dua decade, sebuah pernyataan unik keluar dari dua orang ini. Film Speed tayang pada tahun 1994, dalam acara bincang bincang Ellen DeGeneres tahun 2019 ini Keanu Reeves mengakui bahwa dia punya perasaan terhadap Sandra Bullock, sedangkan Sandra Bullock di acara tersebut sebelumnya pernah juga menyatakan kalua dia tertarik dengan Keanu secara romansa.

 

Pendapat penulis, ingat ini full subjektif, saya lebih prefer film Johnny Mnemonic dan Constantine, sebagai awal awareness bahwa Keanu ini benar benar ada dan hebat tanpa merendahkan quality dari seri film The Matrix atau film dia lainnya. Film Johnny Mnemonic mampu membuat penulis mengalami sebuah kejadian awaken tentang tema teknologi futuristis dan hal itu membuat saya sangat menyukai tentang teknologi, begitu pula dengan film Constantine yang sukses membuat penulis memilih suka dengan karakter DC Comics yang berciri khas memiliki tema dark dan dewasa. Johnny Mnemonic nama karakter sekaligus judul dari film ini membawa tema seputar masa depan yang erat hubungannya dengan keamanan siber, memasukkan data melalui otak, dll. Dari masa yang sangat futuristis kita langsung berputar ke dunia supranatural keren ala John Constantine yang dicapture oleh bapak Keanu dan pastinya dia berperan sebagai detektif supranatural yang harus berjuang menyelesaikan konflik antara manusia dan supranatural.

 

Untuk di garis bawahi, individu inspirational ini memang sudah melebarkan sayap nya di berbagai aspek media elektronik. Apalagi dengan munculnya film John Wick Chapter 3 Parabellum yang amat sangat dinanti, mempertegas lagi bahwa memang Keanu Reeves exist. Sesuatu yang special setidak nya untuk kita warga Indonesia, di film itu Jonathan Wick di paruh akhir film harus bertarung dengan dua orang asal Indonesia yang ahli dalam sebuah seni Pencak Silat yaitu Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian. Film aksi dengan tingkat gore tinggi pasti hadir di terasi ke tiga seri film ini, however, ada tambahan keunikan lagi dimana percakapan berbahasa Indonesia muncul antara John Wick dan dua actor asal Indonesia tersebut. Atensi dunia luar negeri pun kembali menatap Indonesia karena berbagai referensi pencak silat plus dialog berbahasa nya tampaknya menjadikan Indonesia semakin hebat.

source: https://seperempat.com