Manfaat Cranberry

Manfaat Cranberry

cranberry memiliki kandungan 90% air, sisanya karbohidrat, serat dan nutrisi lainnya. Cranberry memiliki kandungan 46 kkal, 0,4 gram protein, 12,2 gram karbohidrat, 4 gram gula, 4,6 gram serat, 0,1 lemak dan nutrisi lainnya.

Vitamin C atau yang jugadi kenal dengan asam askorbat merupakan salah satu agen anti oksidan utama dalam cranberry. Vitamin ini sangat penting untuk pemeliharaan  kulit, otot dan tulang. Cranberry juga memiliki kandungan mangan yang penting untuk pertumbuhan, metabolism, dan Sistem anti oksidan tubuh. Vitamin K atau yang dikenal dengan phylloquinone yang terdapat di dalam cranberry juga penting untuk mencegah pembekuan darah. Selain senyawa tersebut, cranberry juga memiliki kandungan tembaga yang penting untuk kesehatan jantung.

Cranberry kaya akan polifenol anti oksidan seperti quercetin dan myricetin yang bermanfaat utnuk melawan radikal bebas dalam tubuh. kandungan peonidin dan cyanidin yang membaut cranberry berwarna merah juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh. kandungan proaanthocyanidins tipe A yang terdapat pada cranberry juga di kenal sebagai tannin terkondensasi.

Infeksi oleh bakteri helicobacter pylori (H. pylori) di anggap sebagai penyebab utama kanker lambung, radang lambung dan bisul. Cranberry memiliki kandungan proaanthocyanidins tipe A yang dapat mengurangi risiko kanker lambung serta mencegah bakteri helicobacter pylori (H. pylori) menempel pada lapisan perut.

Suatu penelitian pada 189 orang dewasa menunjukkan bahwa dengan meminum 2,1 cangkir  (500ml) jus cranberry setia hari dapat mengurangi infeksi helicobacter pylori (H. pylori) secara signifikan. Penelitian lain yang di lakukanpada 295 anak anak menemukan  bahwa konsumsi jus cranberry setiap hari selama 3 minggu menekan pertumbuhan helicobacter pylori (H. pylori) pada 17% dari mereka yang terinfeksi.

Cranberry memiliki kandungan berbagai anti oksidan yang bermanfaat untuk menngkatkan kesehatan jantung seperti anthocyanin, proaanthocyanidins tipe A dan quercetin. Mengkonsumsi cranberry secara teratur juga dapat membantu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik), menurunkan LDL (kolesterol jahat), mengurangi kekakuan pembuluh darah pada penderita penyakit jantung, menurunkan tekanan darah, mengurangi jumlah homosistein dalam darah, sehingga mengurangi risiko peradangan pada pembuluh darah.

hal ini membuat banyak yang menjadikan cranberry sebagai suplemen makanan, salah satunya Apple Orchard Melilea. produk ini berbahan dasar apel, cranberry, rose hip dan lemon. Melilea Indonesia membuat produk ini dengan tujuan meningkatkan kesehatan tubuh.

Suku asli amerika, pertama kali membudidayakan cranberry di sepanjang pantai New England yang digunakan untuk mengatasi penyakit kudis. Prnyakit kudis sendiri disebabkan akibat tubuh kekurangan vitamin C serta jumlah garam yang berlebih dalam tubuh. cranberry memiliki kandungan vitamin C yang tinggi serta rasa asamnya yang mampu mengeluarkan kandungan garam dari dalam tubuh, sehingga secara efektif dapat mengatasi penyakit kudis.

Menurut encyclopedia of American food and drink 1999, penduduk asli amerika juga menggunakan tapal yang terbuat dari cranberry untuk menyembuhkan luka. Dalam sebuah penyataan yang di keluarkan oleh Cranberry Institute, seorang professor di sekolah ilmu dan kebijakan gizi di Universitas Tufts dan direktur laboratorium penelitian anti oksidan, Jeffrey Blumberg,Ph.D, mengatakan bahwa “ratusan penelitian membuktikan bahwa senyawa bioaktif yang terdapat pada cranberry dapat membantu meningkatkan kesehatan.”

Cranberry sering di jadikan sebagai menu dalam thanksgiving di Amerika dan kanada serta festival musim dingin di Eropa. Cranberry merupakan sumber fitokimia fenolik seperti, asam fenolik (benzoate hidroksisinamat dan asam ellagic) dan flavonoid (anthocyanin, flavonol dan flavan 3 ols).

Cranberry memiliki kandungan tocotrienol yang lebih tinggi daripada buah lainnya. Tocotrienol merupakan anti oksidan  yang terdiri dari vitamin E yang menstabilkan membrane sel, mengatur stress oksidatif dan melindungi asan lemak tak jenuh ganda dan vitamin A dari kerusakan akibat radikal bebas.

Budidaya cranberry dimulai pada 1816, tak lama setelah kapten Henry Hall, veteran perang revolusi dari Dennis, Massachusetts, membudidayakan cranberry, orang lain pun mulai mengikutinya. Pada tahun 1885, 1.347 hektar lahan cranberry terjual, pada tahun 1900 sekitar 2. 408 hektar terjual. Hal ini membuktikan bahwa cranberry mengalami perkembangan pesat. Pada tahun 1871, asosiai petani cranberry pertama terbentuk. Sekarang, petani di Amerika Serikat memanen sekitar 40.000 hektar lahan cranberry setiap tahun.

Tahun 1852, cyrus Cahoon membudidaaykan varietas cranberry Early Black di Harwich. Pada tahun 1888, asosiasi petani Cod Cape Cranberry di bentuk. Pada tahun 1910, stasiun penelitian cranberry Universitas Massachusetts didirikan di Wareham, MA. Tahun 1930, Ocean Spray Cranberries, Inc. dibentuk sebagai koperasi pemasaran milik petani. Cranberry di akui oleh Dietary Guidelines 2015-2020 untuk orang Amerika sebagai buah yang padat nutrisi. 8 ons cranberry memiliki kandungan 137% dari nilai vitamin C harian.